Dugaan Penganiayaan Terhadap Bidan

Jaksa Teliti Berkas Kasus dr Yusrizal

Muhammad Amriansyah SH MH, Kasi Pidum Kejari Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG (HK)- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang kembali meneliti berkas perkara dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan tersangka dr Yusrizal Saputra SpOG terhadap seorang bidan Destriana Dewanti, setelah dilimpahkan oleh penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang.

"Berkas perkara atas nama dr Yusrizal tersebut sudah dilimpahkan kembali oleh penyidik Polres Tangpinang ke Kejari Tanjungpinang. Saat ini berkas perkara tersebut masih kita teliti melalui jaksa yang telah ditunjuk," kata Kasi Pidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Muhammad Amriansyah SH MH, akhir pekan kemaren.

Lebih lanjut, Amri sapaan Kasi Pidum Tanjungpinang ini belum bisa menyebutkan, apakah berkas perkara dugaan penganiyaan yang dilakukan dr Yusrizal tersebut sudah dinyatakan lengkap, sesuai petunjuk yang telah diberikan.

"Mudah-mudahan semua petunjuk yang sudah kita berikan tersebut dapat terpenuhi semua, sehingga bisa dikatakan lengkap," ucapnya.  

Hal lain, Amri juga enggan menyebutkan berapa jumlah kekurangan dalam pemberkasan perkara tersangka tersebut."Kalau itu masalah teknis, kita tidak bisa menyampaikannya. Yang jelas masih diteliti," kata Amri.

Sebelumya, Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali menilai, pihaknya telah melengkapi berkas tersebut, termasuk sejumlah alat bukti ditambah keterangan saksi, termasuk saksi ahli dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Diberitakan, dugaan kasus penganiyaan itu setelah adanya laporan dari korban W, Bidan Klinik Alrasha di Jalan Hang Lekir Kilometer 10 Kota Tanjungpinang atas dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Yusriza, seorang dokter yang juga membuka praktek di klinik tersebut ke Mapolres Tanjungpinang beberapa waktu lalu.

Modus dilakukan Yusrisal kepada korbannya Bidan W melalui suntikan lebih dari 50 kali yang mengakibatkan hilang kesadaran hingga menimbulkan bekas pada bagian tangan dan kaki. Dalam kasus ini, polisi menjerat tersangka dr Yusrizal sebagaimana diatur dan diancm dalam Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan.(nel



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar