Natuna

Warga Kuli Cengkeh ke Tarempa

Warga Memanjat Cengkeh. Mereka berbondong-bondong pergi ke Tarempa, Kabupaten Anambas sebagai kuli petik karena cengkehnya tidak berbuah lebat.

NATUNA (HK) - Sebagian warga Midai pemilik kebun cengkih  tahun ini kurang beruntung  hasil cengkih yang didapat tahun ini tidak begitu memuaskan. Hal ini mengakibatkan warga lebih memilih pergi ke Kabupaten Kepulauan Anambas, tepatnya ke Tarempa guna mengambil upah memanjat cengkeh.

"Biasanya setiap tahun kita bisa merasakan hasil panen cengkeh di Midai. Namun tahun ini di Midai sama sekali hasil dari sebagian kebun cengkeh tidak begitu memuaskan dibandingkan tahun lalu," kata Sidik warga Midai yang biasa mengambil upah memanjat cengkih, melalui telepon, Minggu (10/2).

Kecamatan Midai sudah terkenal sebagai kecamatan penghasil cengkeh terbanyak  dengan kualitas terbaik dibandingkan daerah lainnya di Natuna. Namun entah mengapa tahun ini hasil cengkeh yang didapat tidak seperti biasanya, hanya sebagian kebun yang bisa menghasilkan cengkeh.

Dengan tidak adanya panen raya cengkih di Midai, warga yang biasa mengambil upah memanjat cengkih lebih memilih berangkat ke Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas untuk mengambil upah panjat cengkeh.

"Kita pun kurang mengetahui, mengapa tahun ini Midai tidak begitu banyak yang merasakan hasil panen melimpah. Biasanya setiap awal tahun pemilik kebun cengkeh sudah sibuk memanggil pemanjat cengkih, tapi sekarang tidak ada sama sekali yang mau meminta untuk dipanjat pohon cengkehnya. Sekarang malah banyak warga yang mengambil upah panjat cengkih di tarempa," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sudirman pemilik kebun cengkeh di Kecamatan Suak Midai, mengatakan tahun ini hasil penen cengkeh kurang. Tidak semua pemilik kebun cengkeh yang berbuah, hanya sebagian kecil saja. "Tidak semuanya yang panen, hanya sebagian saja. Itu juga sisa dari hasil panen sebelumnya yang belum sempat berbuah," jelasnya.

Sudirman menjelaskan, biasanya setiap tahun selalu saja kebun cengkih di Midai berbuah lebat. Tapi baru tahun ini hasilnya kurang dari yang diharapkan. "Kurang tahu juga mengapa tahun ini hasil cengkeh tidak melimpah. Biasanya setiap tahun hampir serentak pemilik kebun cengkeh memanen hasilnya. Mungkin karena faktor cuaca yang membuat hasilnya menurun," ungkapnya.

Ia berharap dipertengahan tahun ini hasil cengkeh bisa melimpah kembali. Karena ada beberapa kebun yang sudah menampak bunganya. "Ya mudah-mudahan aja di pertengahan tahun bisa berbuah lebat. Dan warga bisa kembali merasakan hasil cengkeh yang melimpah lagi," harapnya. (fat).



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar