Pelajar Berharap Gedung Sekolahnya Cepat Selesai

SMAN 23 akan Tempati Gedung Baru

Inilah gedung SMAN 23 Batam yang baru di depan perumahan Taman Lestari, Batuaji.

BATUAJI (HK) -- Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan Provinsi (Disdik) Kepri tengah memburu penyelesaian pembangunan gedung baru Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 23 Batam, tepatnya di depan perumahan Taman Lestari, Batuaji.

Langkah tersebut dilakukan, agar keberadaan gedung baru tersebut bisa ditempati pada sementer mendatang. Sehingga seluruh siswa SMAN 23 tidak lagi menumpang di sekolah lain. "Kita usahakan tahun ini murid SMAN 23 bisa menempati gedung sendiri, saat ini gedungnya sudah selesai dikerjakan tiga lokal," kata Kadisdik Provinsi Kepri, Muhammad Dali, Sabtu (9/2).

Dimana selama ini keberadaan siswa SMAN 23 masih menumpang di SMAN 5 Sagulung. Karenanya pihaknya berupaya agar semester depan bisa  menempati Gedung sendiri. Diketahui, SMAN 23 Batam ini dibuka pada tahun 2018 lalu dan saat ini sudah memiliki sebanyak 182 orang murid dan masih menumpang di SMAN 5 menggunakan ruang perpustakaan dan ruang guru SMAN 5.

Oleh sebab itu, Disdik Provinsi berusaha agar di tahun ajaran baru 2019 siswa siswi SMAN 23 bisa menepati gedung sendiri. Saat gedung SMAN 23 yang ada di Perumahan Taman Lestari Batuaji sudah selesai sebanyak 3 lokal dan tahun ini akan ditempati oleh murid SMAN 23.

Dia juga menjelaskan, untuk tahap pertama dikerjakan 3 lokal dan tahun 2019 ini akan ada penambahan pembangunan lokal. "Dan kita usahakan tahun ini ada penambahan lokal lagi, agar bisa menampung semua murid SMAN 23" kata Dali.

Dikatakan dia lagi, saat ini Disdik Provinsi sedang mengusahakan pemasangan instalasi listrik dan sambungan air untuk sekolah tersebut.

"Gedung sudah selesai jadi tinggal air listrik itu yang sedang kita kejar agar tahun ajaran baru nanti bisa ditempati," kata Dali.

Sementara, Kepala Sekolah SMAN 5 Batam Bahtiar mengatakan, kalau siswa SMAN 23 Batam masih numpang di gedung SMAN 5. "Masih (numpang). Gedungnya belum siap. Untuk saat ini ada 5 rombel mereka. Lokal hanya tiga yakni persiapan ruangan perpustakaan dan ruangan guru kami. Dua rombel masuk pagi, tiga lagi sore," ujar Bahtiar.

Sejauh ini proses belajar mengajar di lingkungan SMAN 5 masih berjalan dengan baik, namun demikian kedua bela pihak sama-sama berharap agar pembangunan gedung SMAN 23 segera dirampungkan.

Informasi yang disampaikan pekerja, gedung sekolah tersebut rencananya akan dibangun dua lantai dengan total 6 ruangan. Namun tahap pertama pembangunan masih fokus untuk bangunan dasar dengan 3 lokal saja.

"Dua lantai ini tapi yang kami kerjakan ini hanya bangunan dasar dulu. Lantai dua mungkin setelah ditempati," ujar seorang pekerja.

Ditempat yang sama, terlihat siswa SMAN 23 Batam sibuk memberes-bereskan perlengkapan pramuka mereka. Disana mereka nginap selama dua 2 hari. Mereka juga berharap agar gedung sekolahnya cepat siap agar tak menumpang lagi di gedung SMAN 5 Batam.

"Kami nginap dengan acara pramuka bang. Disini kami sudah 2 hari 2 malam. Makanya mau pulang lagi ke sekolah SMAN 5 Batam. Kami juga berharap agar gedung sekolah ini (SMAN23, red) cepat selesai agar tak numpang-numpang lagi," pungkasnya. (ded)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar