Profile

Profil Andi Arief

Jakarta (HK)- Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief ditangkap polisi karena narkoba. Andi Arief dikonfirmasi ditangkap di Hotel Peninsula.

Nama Andi Arief banyak diperbincangkan ketika di akun Twitter-nya dia membahas mengenai dugaan mahar politik Rp 1 triliun yang diberikan ke PAN dan PKS. Muncul pula istilah 'jenderal kardus'. Sejak itu, tweet-nya kerap memunculkan kabar-kabar baru, khususnya terkait dunia perpolitikan Tanah Air.

Seperti apa sepak terjang pria kelahiran Bandar Lampung itu?

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, Senin (4/3), Andi Arief diketahui mengenyam pendidikan di FISIP Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Andi Arief juga mantan aktivis yang getol demo. Kala menjadi Ketua Senat Mahasiswa FISIP UGM 1993-1994, dia dengan sejumlah aktivis mahasiswa membentuk Komite Penegak Hak Politik Mahasiswa (Tegaklima). Pada 1998, Andi termasuk salah satu di antara belasan aktivis mahasiswa yang diculik karena dianggap membahayakan rezim Orde Baru sebelum akhirnya dilepaskan.

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah menunjuk Andi Arief sebagai Komisaris PT Pos Indonesia. Pada 2008, atau setahun menjelang pilpres, Andi Arief menyatakan mundur.

Pada tahun yang sama, Andi Arief maju sebagai Wakil Gubernur Lampung berpasangan dengan alon Gubernur Muhajir Utomo dari jalur independen. Namun pencalonannya kandas.

Kala SBY menjabat kedua kalinya sebagai presiden untuk periode 2009-2014, Andi Arief didapuk sebagai Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana. (dtc)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar