Hikmah

Kemenag Kepri Sosialisasikan "Sieka"

H. Muhammad Widarto, Kasubbag Kepegawaian dan Ortala Kemenag Kepri

Tanjungpinang (HK) - Kanwil Kemenag Kepri sosialisasikan Sistem Informasi Elektronik Kinerja (Sieka) dan prosedur permintaan cuti yang diselenggarakan di Aula Kanwil Kemenag Kepri di Tanjungpinang, Senin (11/3). 

Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Kepri, H. Abu Sufyan, mengatakan aplikasi sieka merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Kemenag RI dalam rangka menopang progress reformasi birokrasi yang sedang digalakkan Kemenag. 

“Saya percaya seluruh ASN dapat menerapkan aplikasi ini mengingat kita sudah terbiasa membuat daily activity. Pada prinsipnya sieka hanya mengubah sistem yang masih manual menjadi elektronik bahkan sudah berbasis android,” kata Abu Sufyan. 

Sementara itu, Kasubbag Kepegawaian dan Ortala Kanwil Kemenag Kepri, H. Muhammad Widarto yang sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut menjelaskan, sieka merupakan terobosan Kemenag dalam mendorong reformasi birokrasi yang menuntut agar capaian kinerja ASN Kemenag dapat diukur secara elektronik setiap saat. 

Untuk mengaplikasikannya, Widarto menjelaskan, ASN tinggal membuka laman http://103.7.12.78/sieka/ yang kemudian akan muncul menu user name dan password. 

“Setiap ASN Kemenag sudah dibekali dengan username dan password sehingga tinggal memasukkan kombinasinya saja. Jangan lupa untuk melengkapi profil pegawai selengkap mungkin agar lebih menarik letakkan foto sesuai ukuran yang tersedia,” ucap Widarto. 

Usai profil dilengkapi, Widarto menjelaskan setiap user memulai aktivitas pertamanya dengan mengisi kegiatan tahunan. 

“Untuk setiap butir kegiatan tahunan, silahkan berpedoman pada SKP masing-masing yang sudah disahkan oleh pejabat yang berwenang. Saya ingatkan setiap butiran SKP adalah aktivitas yang terukur, jadi jika masih ada butir dalam SKP yang berbunyi melaksanakan perintah atasan agar dihapus saja, karena tidak bisa diukur,” tambah Widarto menjelaskan. 

Setelah kegiatan tahunan, user dapat melanjutkan dengan aktivitas membreakdown ke dalam kegiatan bulanan. 

“Setelah dapat kegiatan bulanan, maka kita uraikan lagi dalam kegiatan harian. Saya ingatkan kegiatan harian adalah kegiatan yang berhubungan dengan SKP, untuk kegiatan tambahan silahkan diisi dengan kegiatan yang tidak terdapat dalam SKP namun masih terkait dengan tusi user. Jika kita melaksanakan kegiatan yang tidak ada dalam SKP dan tidak ada hubungannya dengan tusi, maka silahkan masukkan dalam kegiatan produktivitas,” ujar Widarto. (r)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar