Pelantikan dan Seminar DPW Asprindo Kepri 

Bentuk Pengurus Hingga Kabupaten Kota 

BATAM (HK) - Ketua DPW Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) Provinsi Kepri, Yuhendri mengatakan akan segera membentuk kepengurusan DPC Asprindo di tujuh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri. 

Pembentukan kepengurusan tersbut, lanjut Yuhendri, merupakan salah satu program kerja yang akan dilakukan di awal kepengurusannya, selain sejumlah program kerja lainnya. 

"DPW akan memfasilitasi terbentuknya kepengurusan ke seluruh kabupaten kota di Provinsi Kepri, selain sejumlah program kerja lainnya," ungkap Yuhendri disela-sela pelantikan pengurus DPW Asprindo Kepri yang dirangkai dengan seminar, di Hotel Traveloge Jodoh, Kamis (14/3). 

"Pembentukan cabang yang ada di Kepri ini akan diselesaikan dalam 6 bulan kedepan," terangnya. 

Seterusnya kata Yuhendri, program Asperindo Kepri untuk jangka menengah ialah para pengurus akan bekerjasama dengan pemerintah daerah terkait peraturan daerah (Perda) untuk dilakukan MOU dengan Asprindo. "Perda-Perda itu nantinya Asprindo akan menyampaikan kepada seluruh anggota dan pengusaha-pengusaha yang ada," ucapnya.

Dijelaskan Yuhendri bahwa program yang diperuntukkan dari pengurus Asprindo pusat untuk Asprindo Kepri, ialah tentang UMKM dan itu sudah ada MOU dengan perusahaan-perusahaan di Kepri agar membentuk cabang di Kepri ini. "Jadi Asprindo Kepri ini akan menggali apa saja hasil UMKM yang perlu untuk di ekspor keluar dan regulasinya sudah ada," ujarnya.

Menurutnya dengan adanya Asprindo di Kepri ini dan ditambah akan dibentuknya cabang-cabang setiap Kabupaten dan Kota maka diharapkan perekonomian akan membaik karena para pelaku usaha baik yang kecil maupun yang besar akan terangkat. "Untuk di Kepri UMKM yang berpotensi untuk di ekspor keluar negeri diantaranya yaitu buah naga dan ikan," ucapnya.

Ditambahkannya bahwa Asprindo itu tujuannya bagus dan sasarannya tepat yaitu pengusaha serta tidak ada unsur-unsur politiknya sehingga sampai saat ini para pengusaha yang sudah bergabung dalam pafa Asprindo Kepri sudah 100 pengusaha.

"Kami mempunyai misi kekompakan untuk seluruh kepengurusan dan anggota Asprindo perusahaan-perusahaan yang tergabung nanti untuk bersinergi dengan kepemerintahan dan regulasi regulasi pemerintah dan pengusaha," tutupnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Asprindo, Jose Rizal mengatakan bahwa saat ini Asprindo telah ada di 34 provinsi di Indonesia dan perwakilan di 24 negara. Kehadiran Asprindo dengan dilandasi oleh panggilan sejumlah pengusaha nasional pemberdayaan ekonomi dan para pelaku untuk ikut berperan serta memecah sejumlah masalah bangsa untuk kemudian memunculkan amanat pembukaan dasar pemerintahan Indonesia, yaitu munculnya masyarakat yang sejahtera adil makmur berdasarkan Pancasila.

Menurut Jose Rizal, siapapun yang terpilih jadi Presiden nantinya maka Asperindo mengharapkan agar Presiden nantinya membuat suatu kebijakan. Pertama mampu membuat kebijakan-kebijakan dalam rangka mewujudkan UMKM sebagai lokomotif pembangunan ekonomi nasional Indonesia secara berkelanjutan.

Kedua mampu meningkatkan kontribusi UMKM terhadap total nilai ekspor non migas pada tahun 2024, yaitu dari 20 persen hingga menjadi 50 persen. Ketiga membuat langkah strategis dalam rangka penajaman pembangunan UMKM tahun 2020-2024, yaitu menyatukan kebijakan pembangunan UMKM di bawah satu Kementerian dimana selama ini semua tidak termasuk dalam APBN dan efektivitas.

"Kita berharap kehadiran Asprindo di Kepri ini dapat menjadi terdepan untuk membagun Kepri ini dengan bersinergi bersama pemerintah daerah dan para pengurus dapat menjalankan amanah sebaik-baiknya," ujar Jose Rizal.

Gubernur Kepri yang diwakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Syamsul Bahrum memberikan ucapan selamat kepada pengurus Asprindo yang telah di lantik, mari kita bersinergi dan bersatu untuk maembagun daerah ini.

"Kita sangat senang sekali bertambah suatu organisasi yang memperkuat struktur dan kultur ekonomi di wilayah perbatasan ini merujuk kepada pemikiran 5 poros maritim yaitu penguatan di bidang sumber daya maritim, penguatan sumber daya ekonomi di bidang maritim, kemudian penguatan di bidang infrastruktur maritim, penguatan di bidang diplomasi maritim," katanya.

Syamsul Bahrum berharap bahwa Asprindo tidak hanya pelaku tuan rumah di negeri sendiri tapi juga bisa menjadi tuan rumah di negara atau di negeri orang, tidak hanya unggul di kawasan sendiri yang sebagai Leading Sector sebagai market leader di kampung sendiri juga berani bertarung di perkampungan Asian.

Sementara itu, ketua panitia pelaksana pelantikan dan seminar DPW Asprindo Provinsi Kepri itu, Dida Pria Utama mengucapkan terimakasih kapada seluruh pihak atas dukungan dan partisipasinya sehingga acara seminar dan pelantikan itu berjalan dengan baik dan lancar. (cw64)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar