Karimun

Debit air Waduk Bati aman selama kemarau

Tanjung Balai Karimun (HK)- Debit air Waduk Bati yang menjadi sumber utama kebutuhan pelanggan PDAM Tirta Karimun di wilayah Pulau Karimun Besar, Kabupaten Karimun, aman selama musim kemarau.

"Cadangan air bersih di Bati aman selama musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga April mendatang," kata Direktur PDAM Tirta Karimun Indra Santo di Tanjung Balai Karimun, Kamis (14/3).

Indra Santo mengatakan pasokan air dari Waduk Pongkar dan Waduk Sentani yang terhubung dengan Waduk Bati sangat membantu ketersediaan air baku untuk disalurkan kepada para pelanggan.

Untuk sumber air dari Waduk Sentani, Indra mengatakan baru sekitar dua pekan teralirkan ke Waduk Bati di Kecamatan Tebing.

Pengaliran air dari Sentani ke Waduk Bati, menurut dia, sebenarnya masih dalam tahap uji coba dengan status pinjam pakai dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

"Meski masih uji coba, pendistribusian air dari Sentani berjalan lancar dan sangat membantu volume air di Waduk Bati," kata dia.

Indra bersyukur aliran air kepada sekitar 7.000 pelanggan di empat kecamatan di Pulau Karimun Besar tidak tersendat pada musim kemarau tahun ini.

"Tahun ini kita berencana menambah pelanggan setelah IPA Sentani diserahterimakan ke kita," kata dia.

Menurut dia, penghubungan Waduk Bati dengan Pongkar dan Sentani merupakan program prioritas Pemerintah Kabupaten Karimun untuk menanggulangi krisis air bersih setiap musim kemarau, khususnya untuk pelanggan PDAM Tirta Karimun.

"Dalam tiga tahun terakhir sejak PDAM Tirta Karimun berdiri, pembenahan dan peningkatan infrastruktur air bersih terus kita lakukan, dan didukung anggaran dari kabupaten, provinsi maupun pusat," tuturnya 

Namun demikian, dia tetap mengimbau kepada para pelanggan agar berhemat menggunakan air bersih.

"Gunakan air seperlunya. Hemat air, hemat biaya dan tentu volume air di Waduk Bati tidak cepat menyusut," kata dia. 
(ant)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar