Dispar Kepri Gelar Pelatihan Peningkatan SDM

Ajak Milenial Kembangkan Pariwisata Kepri

BATAM (HK) - Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, mengajak Generasi Milenial (Gemil) untuk ikut terlibat dalam pengembangan kepariwisataan di Batam, melalui pelatihan dan promosi.

Demikian yang sedang dilakukan Dispar Kepri dengan cara menggelar suatu pelatihan untuk mampu meningkatkan kapasitas sumber daya pariwisata (SDP) kepada para milenial dengan mengusung tema "Peran Generasi Milenial itu dalam Pemasaran Destinasi Pariwisata", yang diselenggarakan di BCC Hotel Baloi, Kamis (14/3) kemarin.

Kadispar Provinsi Kepri, Buralimar mengatakan kegiatan pelatihan SDP bertujuan membentuk dan meningkatkan peranserta kepada seluruh milenial Kota Batam, guna memasarkan destinasi wisata di daerahnya melalui media sosial yang ada, sehingga target 4 juta kunjungan Wisman di Kepri bisa tercapai di tahun 2019.

"Di tahun 2019 ini, target kami dari Kemenpar untuk wisatawan mancanegara Provinsi Kepri mengalami peningkatan menjadi 4 juta. Dari jumlah tersebut, Kota Batam mendapat jatah target 2,4 juta wisman di tahun 2019 ini," kata Buralimar.

Dengan melakukan berbagai kegiatan maupun kerjasama dengan pihak pihak terkait, ujarnya, kita tetap optimis mampu mencapai target itu.

"Diantaranya adalah, dengan para agent travel, pengelola objek wisata serta kaum milenial ini tentunya. Sehingga jangkauan upaya promosi Kota Batam serta Kepri pada umumnya, akan dapat ditingkatkan," ungkap Buralimar.

Kegiatan pelatihan sehari itu, diikuti anggota oleh Komunitas Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kota Batam dan mahasiswa jurusan pariwisata dari beberapa universitas yang ada di Kota Batam.

Diantaranya dari Mahasiswa Kampus Batam Tourism Politechnic (BTP) Batam, Universitas Internasional Batam (UIB), Universitas Terbuka (UT), Universitas Putra Batam, dan Universitas Batam (Uniba) beserta Mahasiswa Universitas Riau Kepulauan (Unrika).

Kadisbudpar Batam, Ardiwinata menjelaskan, potensi Gemi yang berperan untuk melakukan pengembangan kepariwisataan di Batam bisa sangat baik dan kongkrit.

"Makanya di Tahun 2019 ini mereka (generasi milenial) mulai dlibatkan dalam pembangunan di Kota Batam kedepan. Khususnya di bidang pariwisata dan promosi," kata Ardiwinata didampingi Dosen Sekolah Tinggi Pariwisata di Bandung (STPB), Suteja Wiradana Kusuma, sebagai pembicara dalam forum bersama itu.

Contohnya, ungkap Kadispar, bulan April 2019 ini Disbudpar sudah mengadakan pemilihan Encik Puan 2019 dan sekaligus menjadi Duta Pariwisata.

"Yang pesertanya tentu saja melibatkan para generasi milineal yang ada di Kota Batam ini dan Kepri,” jelas Ardi.

Sementara itu pihak Suteja Wiradana Kusuma menerangkan, saat ini harus ada inovasi baru untuk memasarkan destinasi wisata di Batam ke wisman salah satunya dengan system One Destination One Team.

"Artinya, GenPI atau milineal dapat membuat suatu grup khusus di media sosial, agar bisa mempromosikan destinasi pariwisata Batam secara spesifik," kata Suteja.

Contohnya, ujar Suteja, Gemi membuat konten di medsos hingga mempostingnya di medsos. Setelah itu membuat hasil evaluasinya terkait dampak dari postingan tersebut.

"Efektivitas GenPi akan menjadi naik dengan bergabungnya mahasiswa ke dalam Genpi ini. Yaitu dengan model one desination one team (ODOT)," ungkap Suteja.

Nah, imbuhnya, model ini coba kita terapkan di Kepri, sehingga Gemi butuh teman yang dapat diajak untuk berdiskusi, membuat konten yang menarik serta memostingnya ke media sosial, yang kemudian mengevaluasi konten tersebut setelah diposting.

"Jadi bukan hanya membuat orang tahu ada destinasi pariwisata, namun juga membuat orang mau untuk datang ke destinasi itu," kata Suteja.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Rizky Handayani juga mendukung pengembangan pariwisata Kepri karena pintu masuk terbesar ke 3 Wisman ke Indonesia dan Batam, sehingga menjadi kunci keberhasilan Kepri.

"Tentunya, Kemenpar akan all out membantu Batam untuk mencapai target tersebut. Salah satunya itu dengan meningkatkan kompetensi bagi semua SDM yang ada di Batam, terutama generasi milinealnya yang bisa menjadi ujung tombak promosi pariwisata,," kata Rizky.

Sedangkan Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya menyatakan, Batam sebagai border area akan menjadi salah satu fokus utama Kemenpar RI dalam mendulang Wisman datang ke Batam dan Kepri.

"Berbagai strategi tentunya terus dimatangkan Kemenpar. Salah satunya itu dengan program pendidikan terhadap generasi milenial Batam, sehingganya mampu memasarkan destinasi pariwisata ke mancanegara.

Artinya apa, ungkapnya, Milineal Kota Batam menjadi salah satu “Senjata Pamungkas” kita (Kemenpar) untuk dapat memasarkan banyak destinasi pariwisata di Batam serta di Kepri,” ucap Menpar Arief Yahya. (vnr)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar