Batam

Proyek Jalan Menuju Seibeduk Asal Jadi

PT HTS Terkesan Lepas Tangan

BATAM (HK)- Janji kontraktor PT Harapan Taita Saitama (HTS) untuk memperbaiki jalan menuju Seibeduk yang rusak parah karena pembangunannya tidak sesuai spek hanya isapan jempol.    

Proyek pengerjaan jalan yang baru beberapa minggu dibangun dengan panjang sekitar 3 KM itu terlihat masih seperti semula, tidak ada tanda-tanda akan diperbaiki oleh kontraktor pemenang tender proyek senilai Rp1,5 miliar tersebut.

Di beberapa titik ruas jalan tersebut mulai terlihat lubang menganga. Bagi pengguna jalan diimbau harus hati-hati. Beberapa peristiwa laka lantas pernah terjadi di jalan tersebut.

Sony (32), salah seorang warga setempat dan pedagang kecil-kecilan di pinggiran jalan itu mengungkapkan, kondis jalan ini sudah pernah diekspose oleh media belakangan ini. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan konkrit dari kontraktor untuk memperbaiki jalan itu.

"Kalau tidak salah jalan ini baru sekitar dua minggu dikerjakan, tapi sayang sudah banyak yang berlubang. Takutnya nanti kalau datang hujan pastinya tergenang air. Dan kondisi itu jelas sangat berbahaya bagi pengendara," ungkap Sony, Jumat (30/11).

Anehnya, kata Sony, instanni terkait seperti Dinas PU Kota Batam seperti tidak peka terhadap kondisi jalan yang terkesan asal jadi ini. Seharusnya setiap proyek yang dikerjakan pihak swasta tidak luput dalam pengawasan dinas terkait.

"Hal beginilah yang membingungkan masyarakat, karena tidak ada  sama sekali respon dari Dinas PU Kota Batam untuk mengusut proyek tersebut. Akibatnya masyarakat yang dirugikan dan  menanggung kesusahan," ujar Sony kesal.

Di tempat terpisah, Horasman Sinaga salah seorang pihak kontraktor PT Harapan Taita Saitama menyebut kalau kondisi jalan itu sedang dalam perbaikan.

"Jalan menuju Seibeduk itu saat ini sudah mulai ada pengerjaan. Bahkan sudah diukur di beberapa titik yang berlubang," ujar Horasman.

Kepala Dinas Pekerja Umum (PU) Kota Batam, Yusmasnur sampai saat ini tidak bisa dikonfirmasi terkait kualitas jalan yang dibangun asal jadi oleh kontraktor PT Harapan Taita Saitama. (CW71)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar