Karimun

Hafiz Bakal Disebar ke Semua Masjid di Karimun

Wakil Bupati Karimun H Aunur Rafiq mengatakan, untuk tahun 2016 mendatang semua imam di Masjid besar termasuk Masjid Agung se Kabupaten Karimun harus hafiz atau hafal 30 juz Al-Qur'an.KARIMUN (HK)-Wakil Bupati Karimun H Aunur Rafiq mengatakan, untuk tahun 2016 mendatang semua imam di Masjid besar termasuk Masjid Agung se Kabupaten Karimun harus hafiz atau hafal 30 juz Al-Qur'an.
"Ada 12 masjid besar dan ada 21 masjid jami'. Jadi kita butuh 33 imam yang hafiz Qur'an. Kita akan komitmen, ke depan semua imam untuk 33 masjid yang diprioritaskan harus hafal 30 juz Al-Qur'an," ujar Rafiq saat safari Ramadhan di Masjid Besar Baiturrahman Kecamatan Moro, Rabu malam (24/6).

Saat ini kata Rafiq, baru ada empat masjid yang imamnya hafal 30 juz Al-Qur'an. Untuk meregenerasi penghafal Al-Qur'an yang nantinya bakal ditugaskan ke masjid-masjid, maka pemerintah daerah Kabupaten Karimun membuka kesempatan seluas mungkin bagi anak-anak Kabupaten Karimun yang ingin masuk ke rumah tahfiz baik yang ada di Masjid Agung Poros dan yang sudah berdiri di Kecamatan Moro.

Dalam kesempatan itu, Rafiq juga menyinggung soal permintaan pengurus Masjid Besar Baiturrahman Kecamatan Moro yang saat ini membutuhkan anggaran untuk pembangunan, yang anggarannya sudah disiapkan namun belum dilakukan lelang dan baru disiapkan perencanaannya saja.

"Anggarannya sudah kita siapkan dan tinggal dilelang saja. Insya Allah tahun depan saat kita safari ramadhan lagi disini (Masjid Besar Baiturrahman Moro-red) fisik dari masjid ini sudah semakin bagus. Tapi juga harus disejalanakan dengan jamaah masjid yang bagus pula dalam memakmurkan rumah ibadah kita ini,"imbuhnya.

Kata Rafiq, bukan hanya saat Ramadhan ini masjid penuh dengan jamaah, tapi setelah Ramadhan harus tetap penuh dan diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan.

Masduki, pengurus Masjid Besar Baiturrahman Kecamatan Moro mengatakan, anggaran yang dibutuhakn dalam renovasi masjid tersebut sebesar Rp1 Miliar lebih. "Saat ini baru bagian depan yang dibangun dan kemudian terhenti. Sesuai rencana dari pemerintah akan dilanjutkan pembangunan masjid ini dengan dana yang dibutuhkan cukup besar Rp1 Miliar. Kita sudah mengusulkan kepada Bagian Kesra tapi belum ada realisasi sampai sekarang," katanya.(gan)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar