Batam

Pembunuh Bos Karaoker Ditangkap

kapolresta barelangBATAM (HK) - Tim Buru Sergap Polresta Barelang berhasil membekuk Ha dan Sk, dua pria yang diduga membunuh Ros Duha, bos karaoke, Minggu (11/10) malam. Keduanya ditangkap di perbatasan Medan-Aceh.

 


Keduanya diduga langsung melarikan diri ke kampungnya di Aceh pasca mengeksekusi korban. Sayangnya skenario menghilangkan jejak itu terendus polisi, setelah mereka terekam oleh CCTV Bandara Hang Nadim.

Dari CCTV yang diputar polisi, pelaku kabur tidak langsung ke Aceh. Ia naik sebuah maskapai penerbangan menuju Medan. Selanjutnya menggunakan jalan darat untuk ke Aceh.

Sebelumnya pelaku sempat memarkir mobil Toyota Rush warna hitam BP 1866 DP milik korban di Bandara Hang Nadim.

"Kedua pelaku sudah kita tangkap. Satu diperbatasan Aceh Tamiang dan satunya lagi di daerah Biuren, Aceh," kata Kapolresta Barelang, Kombes Pol Asep Safrudin,  Senin (12/10) malam.

Asep pun menyatakan, pihaknya langsung memboyong kedua pelaku ke Batam. "Saat ini dalam perjalanan menuju Batam bersama anggota kita," imbuh Asep.

Ros Duha ditemukan tewas oleh warga di Bukit Harimau, Tanjungpinggir, Sekupang, Batam, Sabtu (10/10) sekitar pukul 17.50 WIB. Saat ditemukan, jasadnya sudah mulai membusuk dan menghitam. Diperkirakan, almarhumah sudah tewas beberapa hari sebelum ditemukan.

Wanita Gigih

Informasi yang dihimpun di lapangan, korban dikenal sebagai seorang perempuan yang gigih. Ia membangun kerajaan bisnisnya dengan disiplin dan kerja keras. Selain itu, Ros merupakan wanita yang sangat hati-hati terhadap orang.

"Memang yang dipercaya dia itu hanya supir. Selain itu, Ros terbilang orang yang susah dengan orang, kata seorang sumber di Sintai.

Walau begitu, kata sumber tersebut, Ros merupakan wanita yang tidak pelit. Ia sering membantu sesama rekannya jika mendapat kesulitan.

"Saya saja, pernah menagih duit sama orang yang dipinjamkannya kepada orang. Totalnya mencapai Rp1 miliar," kata sumber tadi.

Saat ini, jenazah korban masih disemayamkan di rumah duka Baloi. Rencananya baru dikebumikan menunggu sanak saudaranya datang ke Batam.

Ros termasuk salah satu tokoh masyarakat Nias, Sumatera Utara. Oleh karenanya, mendapat kabar tersebut, masyarakat Nias yang tahu langsung berdatangan ke rumah duka dan menyampaikan belasungkawa.

"Syukurlah sudah ditangkap, kata Dorus," salah seorang warga yang kenal dengan Ros saat mendapat kabar jika pelaku sudah ditangkap.

#Kasus Menggemparkan
Terbunuhnya Ros cukup menggemparkan masyarakat Batam. Kabar penemuan mayatnya langsung menjadi pembicaraan di masyarakat. Apalagi korban ditemukan dengan leher yang digorok.

Kasus ini hampir mirip dengan terbunuhnya siswi SMA Negeri 1 Batam, Dian Milenia Trisna Afiefa (16), Dwi Juli Anggi (18), sales promotion gilrs (SPG) swalayan BCS Mall dan Try Chintya Prasetya (17).  Pembunuh ketiga korban tersebut sampai saat ini belum ditemukan.

Kapolres Barelang bertekad akan mengungkap misteri kematian tiga cewek cantik tersebut. Sampai saat ini, Asep mengaku, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Kasus pembunuhan jadi atensi serius saya," kata Asep. (vnr)






[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar