Batam

Erwinta-Haris Pecat Bambang Yulianto

Kasus Bansos Pemko Batam

BATAM- Tersangka kasus penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) Pemko Batam, Erwinta Marius dan Raja Haris memecat pengacaranya, Bambang Yulianto, SH. Bambang dipecat karena tidak mampu memperjuangkan status tahanan kota bagi Kabag Keuangan dan Bendahara Bagian Pengeluaran Pemko Batam tersebut.

Informasi yang beredar, jasa Bambang sudah tidak dipakai lagi sejak seminggu lalu. "Sejak permohonan status tahanan kota tidak kunjung dijawab Kejari Batam. Sudah sekitar semingguan yang lalu, mungkin," kata sumber koran ini di Batam Centre, Kamis (10/3).     

Tentang pemecatan tersebut, Bambang saat dikonfirmasi tidak membantahnya. Ia membenarkan bahwa Erwinta dan Haris tak lagi menggunakan jasanya sebagai pengacara. "Benar, saya sudah menerima surat yang ditandatangani Erwinta dan Haris seminggu yang lalu. Tapi dalam surat tersebut tidak secara tegas menyampaikan alasan jasa saya tidak dipakai lagi," ujar Bambang dihubungi via ponsel, kemarin.

Bambang mengatakan, ia secara pribadi telah melaksanakan tugas-tugas sebagai kuasa hukum. Termasuk tugas yang dimintakan kepadanya untuk mengajukan pengalihan status tahanan kota kedua kliennya.

Lebih lanjut, Bambang juga menegaskan bahwa dirinya sudah berjuang semaksimal mungkin agar kliennya bisa menjadi tahanan kota. Namun, kata dia, kewenangan tersebut merupakan hak Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam. "Saya tidak akan melakukan sesuatu di luar aturan perundang-undangan yang berlaku. Saya tidak akan melakukan perbuatan melanggar hukum dan kode etik profesi," ungkap Bambang.

Menurut Bambang, Erwinta dan Haris memiliki harapan terlampau besar  terhadap dirinya. Padahal, izin pengalihan status tahanan kota tersebut sepenuhnya kewenangan Kejari.

Meski tidak lagi menjadi pengacara Erwinta-Haris, Bambang tidak terlalu mempermasalahkannya. Meski demikian, Bambang tetap bersedia jika Erwinta-Haris masih meminta pendapat dan sarannya. "Kini tinggal proses penyelesaian hak-hak klien kepada saya," katanya. (nic)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar