Batam

BP Batam: Segera Ditertibkan

BATAM (HK)- Badan Pengusahaan (BP) Batam berjanji segera menertibkan semua bangunan yang berada di lahan buffer zone, termasuk di sepanjang jalan depan Edukit, Batam Centre.
"Kita segera tertibkan semua bangunan di lahan buffer zone. Peruntukan lahan di buffer zone itu untuk penghijauan dan tidak boleh dibagun permanen dan itu jelas melanggar aturan," kata Deputy V Pelayanan Umum BP Batam Gusmardi Bustami, kemarin.

Namun di sisi lain Gusmardi mengakui memang sebelumnya lahan buffer zone itu diizinkan untuk dibangun. Tapi izin setiap tahunnya diperpanjang. Namun bangunan itu tidak boleh secara permanen karena kapan dibutuhkan akan ditarik kembali.

"Perjanjian setahun kalau diperlukan harus pindah," ujarnya.

Kata Gusmardi, untuk kawasan Edukit sudah menyalahi aturan dan sudah kami peringatkan tetapi penertibannya akan dilakukan sesuai prosedur. Karena kalau tidak begitu yang lain akan komplain karena di Batam banyak lahan buffer zone dijadikan tempat usaha sehingga saat ditertibkan tidak terjadi konflik.

"Intinya ditertibkan dan harus dikembalikan terhadap fungsinya dan dikawasan sepanjang Edukit sudah dua kali kita keluarkan surat peringatan," jelasnya.

Ia memgatakan, tidak hanya kawasan buffer zone yang akan ditertibkan, kawasan rumah liar (ruli) pun ditertibkan. Namun demikian sebelum digusur akan disediakan terlebih dahulu rumah susun (rusun).

"Ada lebih kurang 1.000 Kavling Siap Bangun (KSB) dibagikan terhadap masyarakat dan lahan tinggal sedikit makanya dibagun rusun barulah digusur," katanya.

Disebutkannya lahan di Batam saat ini hanya tinggal 2.000 hektar dari 45 ribu hektar sebelumnya dan lebih kurang 33 persen sudah dialokasikan oleh pejabat BP Batam sebelumnya. Maka itu, pihaknya kembali membenahi agar Batam kembali menarik bagi investor untuk menanam modalnya, baik lokal maupun luar," pungkasnya.(par)



[Ikuti HaluanKepri.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar